MUBAROK, AQIM (2025) MARRIED BY ACCIDENT OLEH ANAK DI BAWAH UMUR PERSPEKTIF FIQIH SYAFI’I (Studi Kasus di KUA Kec. Tajur Halang Kab. Bogor). Diploma thesis, UNUSIA.
AQIM MUBAROK - 21150001.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan
terjadinya married by accident (pernikahan karena kehamilan di luar nikah) pada anak di bawah umur di Kecamatan Tajur Halang, serta untuk memahami ketentuan hukum mengenai pernikahan perempuan yang telah hamil terlebih dahulu, termasuk tahapan-tahapan hukum setelah akad nikah menurut perspektif fiqih Syafi’i. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya married by accident di Kecamatan Tajur Halang meliputi: hubungan pacaran yang melewati batas, pergaulan bebas yang tidak terkendali, rendahnya tingkat pendidikan, kondisi ekonomi menengah ke bawah, serta kurangnya perhatian masyarakat terhadap fenomena ini. Dalam kasus yang terjadi di Kecamatan Tajur Halang yang melibatkan pasangan S dan M serta E dan E yang di ketahui keduanya menikah pada umur kurang dari 17 tahun apabila dikaji berdasarkan hukum positif usia tersebut termasuk kategori di bawah umur dan apabila di kaji perspektif fiqih Syafi’i dan di kaitkan dengan kondisi biologis ibu S dan ibu E yang sudah mengalami menstruasi sebelum menikah, maka secara hukum islam ia sudah dikategorikan sebagai perempuan dewasa (balighah). Hal ini memperkuat keabsahan akad nikah yang dilakukan bahkan dalam konteks married by accident. Pernikahan perempuan yang hamil dahulu (married by accident) tetap dianggap sah, karena perempuan yang hamil karena zina tidak memiliki masa iddah. Adapun mengenai hukum berhubungan suami istri (wathi) setelah akad, terdapat dua pendapat ulama: yang pertama membolehkan, dan yang kedua mensyaratkan untuk menunggu hingga perempuan tersebut melahirkan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Tazkiah Ashfia, S.H.I., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Married By Accident, Anak di Bawah Umur, Fiqih Syafi’i |
| Subjects: | 200 – Agama > 200 Agama > 201 Mitos keagamaan dan teologi sosial |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Mr. Anas Ahmad Anas Gozali |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 04:03 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 04:03 |
| URI: | https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/954 |
