SARI, RATNA (2025) GOLOK CIOMAS SEBAGAI PUSAKA MASYARAKAT BANTEN. Diploma thesis, UNUSIA.
RATNA SARI - 21220005.pdf
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini membahas eksistensi Golok Ciomas sebagai pusaka khas masyarakat Banten, khususnya di wilayah Ciomas, Kabupaten Serang. Penelitian difokuskan pada tiga hal utama, yakni menelusuri asal-usul Golok Ciomas, memahami proses pembuatan dan tradisi yang mengiringinya, serta mengkaji bagaimana pusaka ini dimaknai oleh masyarakat sebagai bagian dari identitas budaya lokal yang terus hidup
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan antropologi sejarah. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pande golok/pewaris pusaka, budayawan, serta studi dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif-analitik yang menekankan pada penyusunan data secara sistematis dan penarikan kesimpulan berdasarkan pemahaman mendalam terhadap makna budaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Golok Ciomas memiliki jejak sejarah yang panjang, dimulai sejak masa Kesultanan Banten, hingga tetap hidup dalam praktik masyarakat lokal sampai masa kini. Golok ini tidak hanya berfungsi sebagai senjata, tetapi juga menjadi simbol perlawanan, kehormatan, dan identitas kultural masyarakat Banten. Dalam proses pembuatannya, Golok Ciomas dijalankan dengan penuh nilai sakral, diwariskan secara turun-temurun oleh para pande golok melalui tahapan ritual yang melibatkan praktik spiritual seperti puasa, dzikir, dan pembacaan doa-doa tertentu. Hal ini mencerminkan adanya integrasi antara budaya lokal dengan nilai-nilai Islam Nusantara. Sebagai pusaka budaya, Golok Ciomas juga berfungsi sebagai media pewarisan nilai-nilai tradisi masyarakat Banten yang bersifat adaptif terhadap ajaran Islam. Keberadaannya yang kini telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda menunjukkan bahwa pelestarian Golok Ciomas bukan hanya menjadi tanggung jawab komunitas lokal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya dokumentatif dan akademik dalam menjaga eksistensi budaya Indonesia secara berkelanjutan.
Dengan demikian, Golok Ciomas dapat dipahami bukan hanya sebagai benda pusaka, tetapi sebagai simbol kebudayaan yang hidup dan terus relevan di tengah dinamika zaman. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi terhadap pelestarian budaya lokal dan penguatan identitas masyarakat Banten.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Ayatullah, M.Ud |
| Uncontrolled Keywords: | Golok Ciomas, pusaka Banten, warisan budaya, antropologi sejarah. |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial |
| Divisions: | Fakultas Islam Nusantara > S1 Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Mr. Anas Ahmad Anas Gozali |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 06:39 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 06:39 |
| URI: | https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/944 |
