TRADISI PUNGGAHAN DI DAERAH TRANSMIGRASI (Studi Kasus Desa Warga Makmur Jaya, Tulang Bawang, Lampung)

Syahriyah, Fida (2025) TRADISI PUNGGAHAN DI DAERAH TRANSMIGRASI (Studi Kasus Desa Warga Makmur Jaya, Tulang Bawang, Lampung). Diploma thesis, UNUSIA.

[thumbnail of 21220007 - fida syahirah.pdf] Text
21220007 - fida syahirah.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pelestarian tradisi lokal yang berperan sebagai strategi mempertahankan identitas budaya dalam konteks masyarakat transmigran. Fokus utama penelitian ini adalah tradisi Punggahan, yaitu sebuah ritual keagamaan dan sosial masyarakat Jawa yang dilaksanakan menjelang bulan Ramadan. Tradisi ini tidak hanya mengandung nilai spiritual, tetapi juga berfungsi sebagai sarana memperkuat hubungan sosial dan menjaga warisan budaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Warga Makmur Jaya, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, yang merupakan salah satu wilayah transmigrasi dengan penduduk mayoritas berasal dari Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah keberadaan masyarakat transmigran di wilayah tersebut, mendeskripsikan bentuk pelaksanaan tradisi Punggahan, serta menganalisis bagaimana tradisi tersebut berperan dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat transmigran. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur tentang identitas budaya dan pelestarian tradisi Islam Nusantara dalam konteks migrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan antropologi sejarah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transmigrasi di Tulang Bawang merupakan kebijakan terencana yang membawa Masyarakat Jawa ke daerah baru, membentuk komunitas transmigran dengan struktur sosial dan budaya khas. Di Desa Warga Makmur Jaya, kondisi geografis yang strategi dengan komposisi sosial yang homogen turut mendukung pelestarian budaya asal. Tradisi Punggahan masih dijalankan secara aktif oleh masyarakat transmigran dengan bentuk pelaksanaan berupa doa bersama untuk mendoakan para leluhur serta akan dilanjutkan dengan makan bersama, yang menunjukkan keberlanjutan tradisi Jawa dalam konteks lokal baru. Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini mencakup penghormatan kepada leluhur, rasa Syukur menjelang Ramadan, serta solidaritas sosial. Punggahan berperan dalam menjaga tradisi leluhur ditanah baru, mempererat identitas kolektif dan jaringan sosial masyarakat transmigrasil, serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya Jawa kepada generasi muda. Tradisi ini membuktikan adanya resistensi dan adaptasi terhadap budaya lokal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pembimbing: Sari Febriani, M.Hum
Uncontrolled Keywords: Tradisi Punggahan, Identitas Budaya, Transmigrasi, Masyarakat Jawa.
Subjects: 200 – Agama > 200 Agama > 204 Pengalaman religius, kehidupan dan praktik
Divisions: Fakultas Islam Nusantara > S1 Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Mr. Anas Ahmad Anas Gozali
Date Deposited: 09 Jan 2026 08:16
Last Modified: 26 Jan 2026 07:58
URI: https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/918

Actions (login required)

View Item
View Item