Annisa, Putri (2021) KONSEP POLA ASUH ORANG TUA DALAM KISAH NABI IBRAHIM AS DAN APLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN. Diploma thesis, UNUSIA.
![[thumbnail of PUTRI ANNISA-16130125.pdf]](https://repository.unusia.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
PUTRI ANNISA-16130125.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang dari penelitian ini adalah peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana pola asuh salah satu seorang Nabi yang sukses mendidik dan mengasuh anaknya dengan baik, yakni Nabi Ibrahim AS dan manfaat dari penelitian ini untuk memberikan bahan masukan kepada orang tua dalam memberikan pendidikan kepada anak. Pada saat ini banyak ditemukan fenomena ketidakhadirannya orang tua dalam pengasuhan anak, yang mana sangat berpengaruh terhadap perkembangan perilaku anak.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian library research, dimana peneliti menggunakan pendapat ahli yang berkaitan dengan penelitian, yang peneliti lakukan yaitu dengan cara dikaji. Adapun metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, adapun teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah tafsir Al-Mishbah.
Hasil penelitian yang peneliti temukan terkait dengan pola asuh yang diterapkan oleh Nabi Ibrahim AS adalah pola asuh demokratis dimana pola asuh ini dapat menghasilkan karakteristik anak yang mandiri, dapat mengontrol diri, mempunyai hubungan baik dengan teman, mampu menghadapi stress, mempunyai minat hal-hal yang baru dan koperatif terhadap orang lain dan metode pola asuh yang diterapkan oleh Nabi Ibrahim AS ada tiga yang pertama metode keteladanan. Cara ini adalah cara yang paling berpengaruh dalam mempersiapkan akhlak anak baik secara pribadi maupun dalam sosial kemasyarakatan. Hal ini dikarenakan orang tua adalah pendidikan pertama bagi anaknya, yang dimana anak akan merekam semua perilaku orang tuanya sejak kecil. Anak yang baik adalah cerminan dari orang tua yang baik begitupun sebaliknya. Kedua adalah metode nasihat, metode ini menempati posisi yang sangat penting dalam proses penanaman nilai�nilai sebagaimana yang dirumuskan di dalam Al-Qur’an. Nasihat yang penuh hikmah dengan perkataan tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang bathil. Mengandung wasiat atau pesan yang baik dengan cara yang baik dan menyesesuaikan situaisi dan kondisi yang tepat, sehingga memberikan pengaruh pada diri peserta didik. Ketiga adalah musyawarah. Metode ini digunakan untuk mengetahui dan memantapkan pangetahuan peserta didik yang dia miliki. Dialog yang begitu mengharukan sekaligus sarat dengan ibroh pendidikan sekaligus menggambarkan tingkat keimanan yang sangat tinggi dari pendidik dan peserta didik. Dengan merujuk pada sikap Nabi Ibrahim AS yang lemah lembut, membebaskan orang berpendapat, dan tawakkal.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Pola Asuh, demokratis |
Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370 Pendidikan |
Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 Pendidikan Agama Islam |
Depositing User: | Unnamed user with email anasghozali@unusia.ac.id |
Date Deposited: | 21 Sep 2023 08:32 |
Last Modified: | 21 Sep 2023 08:32 |
URI: | https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/407 |