PERBARENGAN PENENTUAN TINDAK PIDANA (SAMENLOOP/CONCURCUS) DALAM TINDAK PIDANA PERJUDIAN ONLINE DI INDONESIA

Adinda, Farchan Misbach (2022) PERBARENGAN PENENTUAN TINDAK PIDANA (SAMENLOOP/CONCURCUS) DALAM TINDAK PIDANA PERJUDIAN ONLINE DI INDONESIA. Diploma thesis, UNUSIA.

[thumbnail of FARCHAN MISBACH ADINDA-HUK1804173.pdf] Text
FARCHAN MISBACH ADINDA-HUK1804173.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://unusia.ac.id/

Abstract

Perjudian Online merupakan suatu tindak pidana yang belakangan begitu merebak dimasyarakat. Perjudian Online yang pada kenyataannya diatur dalam dua peraturan yang berbeda, dimana secara umum diatur dalam Pasal 303 dan Pasal 303bis KUHP, secara khusus diatur pula dalam Pasal 27 ayat 2 dan Pasal 45 UU ITE yang mana keadaan ini merupakan suatu hal yang termasuk bagian dari ajaran Perbarengan Tindak Pidana / concurcus yaitu keadaan dimana seseorang melakukan beberapa tindak pidana sekaligus. Namun faktanya dalam penerapan hukum pidana di Indonesia sering kali ajaran conconcur ini justru diabaikan, tidak hanya itu, bahkan tidak jarang dalam praktek pada perkara-perkara pidana mengenai Perjudian Online sering kali para penegak hukum tidak dapat membedakan antara perjudian konvensional dan perjudian online sehingga pada akhirnya keliru dalam menerapkan ketentuan pasal mengenai perjudian di Indonesia.

Hal diatas setidaknya dapat jumpai pada beberapa kasus yang pernah ada seperti pada Putusan Pengadilan Negeri Pasaman Barat Nomor: 37/Pid.B/2020/PN Psb dan Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor: 1889/Pid.B/2019/PN Mdn yang tidak hanya tidak menerapkan ajaran concurcus idealis sebagaimana ketentuan Pasal 63 ayat (2) KUHP namun juga kurang cermat dalam memandang tindak pidana perjudian yang dilakukan, yang mana perjudian tersebut merupakan jenis perjudian online yang lebih tepat dikenakan adalah ketentuan UU ITE.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian adalah : 1.) Bagaimana Bagaimana Pengaturan Hukum Pidana di Indnoensia mengenai Perbarengan Tindak Pidana Judi Online; 2.) Bagaimana Penerapan Pengaturan Hukum Pidana tentang Perbarengan Tindak Pidana Judi Online di Indonesia.Metode penelitian yang digunakan adalah penilitian yuridis normatif (kualitatif) dengan jenis penlitian kepustakaan (Library research) yaitu dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual yang kemudian disajikan menggunakan teknik analisi deskriptif

Hasil penelitian menunjukkan: pertama, perjudian online di Indonesia diatur dalam dua peraturan yang berbeda berdasarkan jenisnya yaitu: judi konvensional diatur dalam KUHP sedangkan untuk judi online diatur dalam UU ITE. kaitannya dengan ajaran Perbarengan Tindak Pidana hal ini berarti perjudian online merupaka concucus idealis sebagaimana ketentuan mengenai ajaran concurcus di KUHP yakni Pasal 63 ayat (2). kedua, dalam penerapan aturan perbarengan pidana mengenai perjudian online, dari perkara-perkara perjudian online sejauh ini, belum ada yang dapat dijadikan preseden penerapan ajaran concurcus dalam tindak pidana perjudian online di Indonesia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Perbarengan Tindak Pidana, Judi Online, Concucrcus, Samenloop
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email anasghozali@unusia.ac.id
Date Deposited: 12 Sep 2023 03:58
Last Modified: 12 Sep 2023 03:58
URI: https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/270

Actions (login required)

View Item
View Item