ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM TENTANG CERAI GUGAT AKIBAT DITINGGAL SUAMI YANG BELUM GENAP DUA TAHUN (GHOIB) DI PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT (STUDI PUTUSAN NOMOR: 2407/Pdt.G/2021/PA.JB )

Hisan, Ahmad Muhtadil (2022) ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM TENTANG CERAI GUGAT AKIBAT DITINGGAL SUAMI YANG BELUM GENAP DUA TAHUN (GHOIB) DI PENGADILAN AGAMA JAKARTA BARAT (STUDI PUTUSAN NOMOR: 2407/Pdt.G/2021/PA.JB ). Diploma thesis, UNUSIA.

[thumbnail of Ahmad Muhtadil Hisan-18150005.pdf] Text
Ahmad Muhtadil Hisan-18150005.pdf

Download (3MB)
Official URL: https://unusia.ac.id/

Abstract

Cerai gugat merupakan fenomena yang terjadi pada akhir-akhir ini baik dari kalangan entertainer, penjabat ataupun dari kalangan orang biasa, kasus istri menggugat suaminya bukan lagi hal yang tabu, bahkan percereraian seringkali disebabkan oleh wanita yang menggugat suaminya. Permasalahan pada kasus cerai gugat akibat ditinggal suami yang berada di Pengadilan Agama Jakarta Barat dengan nomor perkara 2407/Pdt.G/2021/PA.JB, terdapat sebuah putusan hakim yang tidak sesuai pada pasal 19 PP No 9 Tahun 1975 dan pasal 116 huruf (b) Kompilasi Hukum Islam (KHI). Tujuan pada penelitian ini adalah untuk memahami yang menjadi dasar putusan hakim dalam memutuskan perkara cerai gugat akibat ditinggal suami yang belum genap dua tahun pada perkara 2407/Pdt.G/2021/PA.JB dan untuk mengetahui apa pertimbangan majelis hakim tentang ketentuan meninggalkan istri selama duatahun didalam undang-undang perkawinan.

Penelitian ini mengambil sebuah metode kaulitatif dengan data yang dikumpulkan berupa data primier berupa objek yang dikaji seperti salinan putusan dan informan dari majelis hakim di Pengadilan Agama Jakarta Barat, sedangkan untuk data sekunder berupa data yang didapatkan dengan cara studi kepustakaan atas beberapa dokumen yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Untuk teknik pengumpulan data melalui observasi dan penelitan kepustakaan, sedangkan pada instrument penelitian ini menggunakan bentuk instrument observasi melalui wawancara, studi putusan, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertimbangan seorang hakim dalam menjatuhkan putusan perceraian yang belum genap dua tahun adalah karena penggugat dan tergugat terjadi perselisihan yang tidak bisa didamaikan, dan hakim berpendapat bahwa tuntutan hukum terdapat pada pertengkaran yang menyebabkan suami meninggalkan istri,oleh karena itu
hakim berpedoman pada pasal 19 huruf (f) PP No 1 Tahun 1975 dan pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam (KHI). Pandangan hakim pada undang-undang tentang ketentuan meninggalkan istri selama dua tahun maka ia telah melanggar pasal 19 huruf (b) PP No 9 Tahun 1975 dan pasal 116 huruf (b) KHI, terkait undang-undang tersebut hakim berpendapat sudah
jelas, namun apabila ada perkara yang kurang dari dua tahun maka hakim akam mempertimbangkan dalil gugatannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Perceraian, Cerai Gugat, Putusan Hakim=
Subjects: 200 – Agama > 200 Agama > 203 Praktik keagamaan lainnya
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Unnamed user with email anasghozali@unusia.ac.id
Date Deposited: 22 Aug 2023 04:34
Last Modified: 22 Aug 2023 04:34
URI: https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/149

Actions (login required)

View Item
View Item