Metode instinbat hukum syech Wahbah Zuhaili mengenai nafkah terhadap istri Nusyuz (Studi analisis)

Ghofur, Muhamad Abdul (2021) Metode instinbat hukum syech Wahbah Zuhaili mengenai nafkah terhadap istri Nusyuz (Studi analisis). Diploma thesis, UNUSIA.

[thumbnail of M. Abdul Ghofur - 17150023.pdf] Text
M. Abdul Ghofur - 17150023.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://unusia.ac.id/

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menjelaskan pendapat Wahbah Zuhaili sekaligus metode istin t hukum yang digunakan dalam persoalan nafkah kepada istri yang nusyuz Isu mengenai nafkah untuk istri yang nusyuz saat ini menjadi isu yang masih aktual untuk dibicarakan. Kompilasi Hukum Islam (KHI) dalam Pasal 80 ayat (2) dan ayat (4) menyatakan bahwa suami wajib melindungi istrinya dan memberikan segala sesuatu keperluan hidup berumah tangga, yaitu salah satu diantaranya adalah nafkah. Juga dijelaskan dalam KHI salah satu penyebab yang bias menggugurkan kewajiban pemberian nafkah seorang suami kepada istri adalah saat istrinya melakukan nusyuz, yaitu pembangkangan, ketidakpatuhan seorang istri kepada seorang suami.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data primer yang dijadikan sebagai dasar/landasan dari penelitian ini, kemudian data sekunder yang berkaitan dengan tema ini dijadikan sebagai data pendukungnya. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis terhadap sumber data primer yakni kitab l- iqh l-Isl m wa Adill tuhu” dan l-Tafs r al-Mun r” serta sumber data sekunder yang berkaitan dengan skripsi ini.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nafkah bagi istri yang melakukan nusyuz menurut Wahbah Zuhaili terlebih dahulu seorang suami wajib melakukan empat langkah yaitu menasehati istri dengan cara yang baik tidak membentak atau mencaci maki istri, meninggalkan istri dari berhubungan jimak atau bermalam (tidur) dengannya diatas kasur yang sama dan jangan menahan pembbicaraan kepadanya lebih dari 3 hari, lalu pukulan ringan sebanyak 3 kali, pemukulan tersebut dimaksud kan untuk mendidik agar lebih baik, dan terakhir harus diselesaikan dengan cara mempertemukan masing-masing ahli atau seorang qadhi untuk mendapatkan jalan dami bagi hubungan anatar keduanya. Dalam metode istin t hukum Wahbah Zuhaili menggunakan metode kombinasi atas dalil naql yakni QS. An-Nisa [4]: 34 dengan pendapat ulama. Pendekatan dalam istinbat hukum tersebut menggunakan maslahah mursalah dan istishab. Sehingga dalam penetapan hukumnya Wahbah Zuhaili melihat bahwa penetapan suatu hukum itu didasarkan atas kebutuhan dan
kemaslahatan di masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Wahbah Zuhaili, nafkah, nusyuz, Istinbat hukum
Subjects: 200 – Agama > 200 Agama > 203 Praktik keagamaan lainnya
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Unnamed user with email anasghozali@unusia.ac.id
Date Deposited: 11 Aug 2023 09:33
Last Modified: 11 Aug 2023 09:33
URI: https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/133

Actions (login required)

View Item
View Item