Tokan, Abdul Majid (2025) NILAI-NILAI PENDIDIKAN HUMANISME DALAM KITAB MUQODDIMAH IBNU KHALDUN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER. Diploma thesis, UNUSIA.
Abdul Majid Tokan - 21130125_compressed.pdf
Download (2MB)
Abstract
Pendidikan Islam kontemporer dihadapkan pada tantangan multidimensional yang tidak hanya bersumber dari dinamika globalisasi, tetapi juga dari merosotnya nilai-nilai kemanusiaan dalam praksis pendidikan. Dominasi pendekatan yang bersifat teknokratis dan formalistik telah menyebabkan terabaikannya dimensi etik dan humanistik dalam pembentukan peserta didik. Dalam konteks ini, pemikiran Ibnu Khaldun melalui karya monumentalnya, Muqaddimah, memberikan kontribusi konseptual yang signifikan dengan menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan yang integral—yakni menggabungkan pengembangan intelektual dengan pembentukan karakter moral dan spiritual. Penelitian ini berupaya mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan humanisme yang terkandung dalam pemikiran Ibnu Khaldun serta merelevansikannya dalam konteks pendidikan Islam masa kini.
Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka (library research), dengan menelaah secara mendalam karya Muqaddimah serta sejumlah literatur sekunder yang relevan. Teknik analisis yang digunakan bersifat deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi dan menginterpretasi nilai-nilai humanistik dalam pemikiran Ibnu Khaldun, yang kemudian dianalisis keterkaitannya terhadap tantangan dan kebutuhan pendidikan Islam di era modern. Fokus utama kajian ini meliputi dua aspek: pertama, identifikasi nilai-nilai humanisme dalam Muqaddimah; dan kedua, relevansi nilai-nilai tersebut terhadap sistem pendidikan Islam kontemporer yang menuntut pendekatan yang lebih menyeluruh dan berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Khaldun menawarkan suatu paradigma pendidikan yang menekankan pada dimensi religiusitas, rasionalitas, keadilan, kesetaraan, serta demokrasi sebagai prinsip dasar pendidikan humanistik. Pemikiran tersebut memosisikan manusia sebagai entitas aktif dalam proses pendidikan, yang memiliki potensi untuk berkembang secara holistik baik dalam aspek spiritual, intelektual, maupun sosial. Dengan demikian, pemikiran Ibnu Khaldun dinilai memiliki relevansi yang tinggi dalam merancang sistem pendidikan Islam yang lebih adaptif, inklusif, dan responsif terhadap realitas kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Islam, Humanisme, Ibnu Khaldun, Muqaddimah, Nilai Pendidikan |
| Subjects: | 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370 Pendidikan |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Mr. Anas Ahmad Anas Gozali |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 03:40 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 03:40 |
| URI: | https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/997 |
