PENDEKATAN MENTAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI PADA ANAK BROKEN HOME DI MA PINK 03 TAMBUN SELATAN-BEKASI

'AFIFAH, NURAQILAH (2025) PENDEKATAN MENTAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI PADA ANAK BROKEN HOME DI MA PINK 03 TAMBUN SELATAN-BEKASI. Diploma thesis, UNUSIA.

[thumbnail of NURAQILAH AFIFAH - 21130048_compressed.pdf] Text
NURAQILAH AFIFAH - 21130048_compressed.pdf

Download (1MB)

Abstract

Anak broken home kerap menghadapi hambatan seperti kurang dukungan emosional, tekanan psikologis (mental), dan ketidakstabilan keluarga yang memengaruhi kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan mental yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa yang berasal dari keluarga broken home di MA PINK 03 Tambun Selatan-Bekasi serta faktor yang dapat mendukung dan menghambat pendekatan mental guru PAI dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa yang berasal dari keluarga Broken Home. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan Penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Waka.Kesiswaan, Guru PAI dan Siswa yang berasal dari keluarga broken home. Setelah itu data dianalisis dengan menggunakan Miles dan Huberman yaitu data reduction, data display, dan concolusion drawing/verification. Selanjutnya uji keabsahan data menggunakann teknik triangulasi sumber, teknik dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan guru PAI meliputi pendekatan personal, moral-spiritual, dan motivasional. Hal tersebut sesuai denga teori ketahanan atau resiliensi dimana guru PAI dapat menjadi sosok pendukung yang membantu siswa membangun daya tahan mental melalui pembinaan spiritual, motivasi, dan teladan dalam menghadapi kesulitan. Adapun faktor-faktor yang mendukung keberhasilan pendekatan mental antara lain adanya dukungan lingkungan sekolah, dukungan teman sebaya, adanya kolaborasi antara guru PAI dan wali kelas, keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan ekstrakulikuler, dan adanya dukungan keluarga terdekat. Sementara itu, hambatan yang dihadapi mencakup sifat menutup diri siswa broken home, kurangnya percaya diri terhadap fisik dan penampilan siswa broken home, kondisi emosional yang tidak stabil, keterbatasan waktu guru dalam memberikan pendekatan, kesenjangan komunikasi di sekolah dan di rumah, tidak adanya program khusus dan peran Waka. Kesiswaan yang belum optimal di sekolah, perbedaan gender antara guru dengan siswa, dan minimnya dukungan orang tua siswa broken home.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pembimbing: Nur Setyaningrum, M. S.I.
Uncontrolled Keywords: Pendekatan Mental, Percaya Diri, Broken Home, Pendidikan Islam
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370 Pendidikan
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr. Anas Ahmad Anas Gozali
Date Deposited: 17 Jul 2026 03:42
Last Modified: 17 Jul 2026 03:42
URI: https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/1114

Actions (login required)

View Item
View Item