Milah, Nurul (2025) PERAN PESANTREN AL-ASY’ARIYYAH DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN DAN SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT KALIBEBER (2005-2024). Masters thesis, UNUSIA.
NURUL MILAH - 2301010009_compressed.pdf
Download (1MB)
Abstract
Pondok pesantren sebagai institusi keagamaan tradisional memiliki peranan penting dalam mengawal perubahan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat, terutama ditengah arus modernisasi abad ke-21. Namun demikian, muncul persoalan terkait keberlanjutan fungsi transformatif pesantren setelah wafatnya tokoh karismatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perkembangan pesantren setelah era kepemimpinan karismatik (KH. Muntaha) berakhir dan menjelaskan bagaimana pesantren mempertahankan peran sosialnya di tengah perubahan zaman khususnya di bidang pendidikan dan sosial-ekonomi masyarakat Kalibeber. Berdasarkan isu pokok yang telah diidentifikasi, maka dapat dirumuskan beberapa pertanyaan sub-masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana perkembangan pondok pesantren Al-Asy’ariyyah Kalibeber pasca kepemimpinan KH. Muntaha Al-Hafidz? (2) Bagaimana peran pesantren Al-Asy’ariyyah dalam transformasi pendidikan dan sosial-ekonomi masyarakat Kalibeber pasca kepemimpinan KH. Muntaha Al-Hafidz?. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research) menggunakan kajian sejarah kritis dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan perspektif sejarah, sosiologi, dan studi agama. Penelitian ini menggunakan teori perubahan sosial Selo Soemardjan dan teori karisma Max Weber. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lapangan, dan studi dokumentasi. Proses analisis data menggunakan pendekatan historis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa perkembangan pesantren Al-Asy’ariyyah pasca KH. Muntaha berdasarkan analisis kelembagaan terdapat transisi kepemimpinan ke generasi penerus (KH. Achmad Faqih Muntaha hingga KH. Khoirullah Al-Mujtaba) menunjukkan resiliensi struktural melalui desentralisasi otoritas dan spesialisasi peran. Pergeseran dari model sentralistik ke kolegial membuktikan adaptasi terhadap kompleksitas tantangan zaman, sekaligus mempertahankan nilai inti seperti tahfidz al-Qur’an dan pengajaran kitab kuning. Pesantren Al-Asy’ariyyah juga mengembangkan inovasi kurikulum seperti metode tahfidz Quantum al-Qur’an dan perluasan pendidikan formal dengan sistem ke-takhassusan. Berdasarkan analisis jaringan sosial, melalui peran IKMAAL (Ikatan Alumni Al’Asy’ariyyah) eksistensi pesantren Al-Asy’ariyyah bertahan melalui ekosistem sosial-keagamaan yang saling mendukung. Peran Pesantren dalam transformasi pendidikan masyarakat Kalibeber ditunjukkan dalam dominasi lembaga pendidikan Al-Asy’ariyyah di Kalibeber yang menggeser orientasi masyarakat dari sekedar literasi keagamaan ke pendidikan sebagai modal sosial, hal ini terlihat dari meningkatnya lulusan perguruan tinggi. Di bidang sosial-ekonomi, pesantren turut memicu pertumbuhan ekonomi lokal berbasis jasa (kos-kosan, warung makan, percetakan) menunjukkan efek multiplier pesantren sebagai anchor institution. Namun, analisis kritis mengungkap paradoks kemajuan ekonomi juga memicu gentrifikasi (naiknya harga properti) yang berpotensi menggeser masyarakat asli.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. M. Ishom El Saha, M.Ag |
| Uncontrolled Keywords: | Pondok Pesantren, PPTQ Al-Asy’ariyyah Kalibeber, Kepemimpinan Karismatik, Transformasi Sosial |
| Subjects: | 900 – Sejarah dan Geografi > 900 Sejarah > 907 Pendidikan, riset penelitian sejarah dan topik terkait |
| Divisions: | Fakultas Islam Nusantara > S2 Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Mr. Anas Ahmad Anas Gozali |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 08:00 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 08:00 |
| URI: | https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/1072 |
