RASIONALITAS PENAFSIRAN HAMKA DALAM TAFSIR AL-AZHAR: Studi Pendekatan Historis Genealogis

Bulqini, Ahmad (2025) RASIONALITAS PENAFSIRAN HAMKA DALAM TAFSIR AL-AZHAR: Studi Pendekatan Historis Genealogis. Diploma thesis, UNUSIA.

[thumbnail of AHMAD BULQINI - 2301010005_compressed.pdf] Text
AHMAD BULQINI - 2301010005_compressed.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dengan menelusuri akar genealogi keilmuan yang membentuk corak pemikirannya, khususnya dalam memahami akidah dan tauhid sebagai ulama, intelektual, dan sastrawan besar abad ke-20, Hamka memosisikan tafsirnya bukan hanya sebagai penjelas teks Al- Qur’an, melainkan sebagai manifestasi visi sosial, kebangsaan, dan peradaban Islam yang kontekstual dengan realitas Indonesia, yang ditulis dengan corak adabi ijtima’i serta pendekatan yang membumi dan reflektif. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan metode analisis isi dan pendekatan historis-filosofis, mengandalkan Tafsir Al-Azhar sebagai sumber utama serta didukung oleh karya-karya lain seperti Tasawuf Modern, Falsafah Hidup, Pribadi, dan Lembaga Hidup, disertai kajian biografis serta konteks sosial-politik Indonesia masa pascakolonial hingga awal Orde Baru. Genealogi pemikiran Hamka dibentuk oleh lingkungan intelektual Minangkabau dan pengaruh tokoh-tokoh reformis seperti Haji Rasul, Syaikh Ibrahim Musa, dan Ahmad Khatib al-Minangkabawi, yang melahirkan kerangka berpikir moderat dan terbuka terhadap ijtihad. Dalam hal tafsir, Hamka lebih menekankan nilai-nilai sosial, etis, dan kemanusiaan dibanding aspek filologis atau hukum formal, menjadikan Al-Qur’an sebagai instrumen pembentukan karakter umat. Dalam pandangan akidah dan tauhidnya, ia menawarkan pendekatan integrativeteologis, rasional, dan social di mana tauhid dipahami sebagai prinsip pembebasan dan pembangunan peradaban, serta menolak takhayul dan formalisme yang menghambat kemajuan umat. Tasawuf baginya adalah jalan rasional dan fungsional yang membentuk etika sosial, integritas moral, dan spiritualitas aktif sebagaimana dirumuskan dalam Tasawuf Modern. Tafsir Hamka juga sarat dengan kritik sosial terhadap ketimpangan, kolonialisme, dan korupsi, sekaligus membangun jembatan antara nilai-nilai Islam dan semangat kebangsaan, sehingga Tafsir Al-Azhar tidak hanya penting dalam studi tafsir tetapi juga dalam wacana pembangunan bangsa. Oleh karena itu, pemikiran Hamka mencerminkan sintesis harmonis antara tradisi dan pembaruan, antara wahyu dan akal, serta antara spiritualitas dan nasionalisme,
menjadikannya relevan untuk menjawab tantangan keislaman dan
kemanusiaan kontemporer.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pembimbing: Dr. KH. Ali M Abdillah, M.A
Uncontrolled Keywords: Rasionalitas, Tafsir al-Azhar, Buya Hamka
Subjects: 900 – Sejarah dan Geografi > 900 Sejarah > 907 Pendidikan, riset penelitian sejarah dan topik terkait
Divisions: Fakultas Islam Nusantara > S2 Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Mr. Anas Ahmad Anas Gozali
Date Deposited: 18 May 2026 04:11
Last Modified: 18 May 2026 04:11
URI: https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/1064

Actions (login required)

View Item
View Item