Kajian Historis Sinkronis Terhadap MunculnyaFenomena Kebahasaan dalam Kitab Tasawuf Karya Ulama Nusantara Abad Ke-17 (Studi Kitab Jauhar al-Haqaiq dan Sirr al-Asrar)

Ghazali, Moh. Yusni Amru (2024) Kajian Historis Sinkronis Terhadap MunculnyaFenomena Kebahasaan dalam Kitab Tasawuf Karya Ulama Nusantara Abad Ke-17 (Studi Kitab Jauhar al-Haqaiq dan Sirr al-Asrar). Doctoral thesis, UNUSIA.

[thumbnail of Moh. Yusni Amru Ghazali - 19.01.03.028_compressed.pdf] Text
Moh. Yusni Amru Ghazali - 19.01.03.028_compressed.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena kebahasaan dalam struktur kalimat pada kitab Jauhar al-Haqâ‘iq karya Syaikh Syamsuddin al-Sumatrani dan Sirr al-Asrâr karya Syaikh Yusuf al-Makassari. Fenomena kebahasaan muncul, bukan lantaran salah tulis, asal Arab, atau miskin kosakata mengingat pengarangnya merupakan ulama sufi yang fasih, bahkan negoisator ulung dengan bahasa Arab. Oleh karena itu, fenomena kebahasaan dalam kitab Jauhar al-Haqâ‘iq dan Sirr al-Asrâr, penting untuk diteliti dengan pendekatan yang komprehensif terkait faktor apa yang sebenarnya menjadi sebab kemunculannya.
Tujuan disertasi ini adalah untuk melihat pola fenomena kebahasaan, faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kemunculannya serta hubungan yang sinkron antara keduanya dengan Islamisasi dan perkembangan tasawuf di Nusantara. Oleh karena itu, dijelaskan beberapa hal pokok yang terkait dengan fenomena kebahasaan, mulai dari perkembangan tasawuf di Nusantara, Islamisasi, strategi kebahasaan, serta akulturasi bahasa.
Secara metodologi, untuk menjelaskan fenomena kebahasaan dalam kedua kitab tersebut, membutuhkan pendekatan integratif dan multidispiliner. Adapun untuk menjelaskan pola fenomena kebahasaan, digunakan pendekatan linguistik dan untuk menjelaskan kondisi eksternal yang memengaruhinya, digunakan pendekatan historis.
Hasilnya menyatakan bahwa fenomena kebahasaan memiliki pola dan karakteristik yang khas sebagai pengaruh dari bahasa Melayu. Fenomena kebahasaan muncul karena faktor internal dan eksternal. Faktor internal datang dari latar belakang pengarangnya yang merupakan ulama sufi dan organic intelektual, dan faktor eksternalnya adalah karena terjadi akulturasi antara bahasa Arab dan bahasa Melayu; hubungan antara politik, bahasa dan agama yang intensif; adanya unsur kebudayaan yang masuk dalam proses Islamisasi; dan adanya politik kebahasaan yang dibangun ulama sebagai strategi kebudayaan.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Fenomena, Kebahasaan, Islamisasi, Akulturasi, Budaya
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial
300 – Ilmu Sosial > 300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi
Divisions: Fakultas Islam Nusantara > S3 Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Mr. Anas Ahmad Anas Gozali
Date Deposited: 07 May 2026 05:27
Last Modified: 07 May 2026 05:27
URI: https://repository.unusia.ac.id/id/eprint/1046

Actions (login required)

View Item
View Item